BACA DENGAN TELITI !!..Menemukan TUHAN lewat Computer
How I found my Religion
There was time when I was so lost. U name it dude, whatever shit out there, I took. I did. Si gue bener-bener -at that time- had no idea about God, sin, heaven, hell whatsoever. Lucky for me, I got a cousin who keeps telling me too see things differently. Do things differently. Spend life wisely. Pasteh, awalnya mah si gue lempeng! Masup telinga kiri, keluar telinga kanan duong! Until one day my cousin came again with different strategy. Being an IT-addict, si gue bener2 ngejunjung tinggi yang namanya logika (logics). Sebab, semua hasil kerja gue diawali dengan merancang the logics. Mungkin itu yg bikin gue gak terlalu care ama the concept of religion, soalnya dari jaman gue kelas nol besar ampe tamat sma, pelajaran agama yg gue dapet selalu di awang-awang, nggak membumi gitu lho (termasuk privat-privat yang guru ngajinya dateng ke rumah). Sama, semua bullshit, gak pernah bisa jawab pertanyaan-pertanyaan gue pake cara yang gue paham. Mungkin ini salah satu kesalahan sistem pendidikan kita ya, makanya makin banyak manusia-manusia kagak melek agama di negara kita. So, I decided, it’s all crap! Buat gue, when something can not be explained, then it is not true! No matter what! So, thank God, Allah ngirim salah satu penolong-Nya dalam wujud my cousin (kang Endih, makasih ya!).
Many thanks to kang Endih. Lebih lengkap klik saja You opened my heart.
